Hymn

Cari Blog Ini

Memuat...

28 Maret 2013

Tokoh Reformasi


1. Ulrich Zwingli ( 1484-1531), salah seorang tokoh Reformasi Switzerland, hidup pada masa yang hampir bersamaan dengan Martin Luther King (1483-1546). Meskipun keduanya tiba pada konsep teologi Reformasi yang sama pada masa itu,  namun  tercatat bahwa tidak ada keterkaitan antara kedua gerakan tersebut. Pada tahun 1519 , Ia  menjadi pendeta di Great Minister Church di Zurich.  Di tahun ini, Zwingli mulai mempertanyakan dogma Gereja Katolik.

2. Cornelius Van Til ( 1895-19987), seorang filsuf kristen dan Teolog Reform. Menyelesaikan studi dari Calvin College, Princeton Thelogical Seminary dan Princeton University. Lalu melayani sebagai profesor apologetika selama 43 tahun di Westminster Theological Seminary.

Baptisan Roh Kudus

Di dalam kesempatan sebuah retreat, saya pernah diajak untuk menerima baptisan Roh Kudus. Walaupun saat itu saya tidak mengetahui apa artinya ’baptisan Roh Kudus’ tapi teman-teman terus mendorong saya untuk maju ke depan, akhirnya saya pun maju. Sebelum baptisan Roh Kudus dilakukan, kami terlebih dulu dijelaskan artinya dan pentingnya baptisan Roh Kudus. Waktu itu saya belum memahami Alkitab secara mendalam, sehingga penjelasan yang diberikan cukup masuk akal bagi saya pada saat itu.

Acara Baptisan tersebut dimulai dengan menyanyikan worship songs, lalu berdoa. Sambil berdoa, lagu terus dimainkan dan teman-teman yang tidak maju terus bernyanyi. Setelah beberapa saat, saya mulai mendengar banyak orang berdoa dengan ”bahasa-bahasa” aneh yang diulang-ulang (mereka mengidentifikasikan bahasa tersebut sebagai bahasa Roh), dan tidak lama kemudian semua orang di ruangan itu melakukan hal yang sama. Lalu saya didekati oleh pelayan yang bertugas pada saat itu dan dia menumpangkan tangannya di atas kepala saya sambil terus berdoa dengan ”bahasa Roh”. Dia meminta saya untuk terus berdoa dan meminta agar Roh Kudus turun serta memenuhi saya. Karena saya belum ber-”bahasa Roh” maka banyak teman-teman mulai mendekati saya dan menumpangkan tangan mereka di atas kepala saya sambil terus berdoa dalam ”bahasa Roh”. Melihat saya yang masih belum juga bisa ber-”bahasa Roh”, maka teman saya mulai menyuruh saya untuk mencoba mengikuti cara mereka berdoa.

Kharismatik & Bahasa Roh | Dialog Agama

Q1: Mengapa Bapak begitu tidak menyetujui atau tidak menerima Gereja Kharismatik dan bahasa rohnya? Tolong jelaskan.

Di dalam gerakan radikal kharismatik, lebih banyak gerakan setan daripada gerakan Tuhan. Kharismatik punya semacam dasar, yaitu Tuhan mewahyukan kepada mereka secara langsung, mereka mendapatkan wahyu tangan pertama (pemimpin mereka), sehingga mereka tidak mungkin menghargai Alkitab. Mereka selalu beranggapan mendapat pewahyuan langsung, sehingga sangat mengerti Alkitab. Relasi apakah antara yang mereka dapatkan dengan Alkitab? Orang kharismatik tidak pernah bertanya kepada para pemimpin mereka tentang hal ini. Jika kita lemah dalam doktrin Bibliologi, maka setan mudah masuk. Kelompok Radikal Reformation (Anabaptis) menganggap mendapatkan inner-light, sehingga reformasi dianggap tidak tuntas, dan merekalah yang sungguh-sungguh. Itu tidak benar, karena pengalaman pribadi telah ditinggikan melampaui Alkitab. Banyak mayoritas Kristen tidak sadar. Puji Tuhan, Alkitab tidak demokrasi, jadi bukan yang banyak yang benar. Alkitab bilang jalan ke surga itu kecil dan sempit. Kenneth Copeland mengajak orang teriak: “I am God.” Alkitab mau membangunkan orang, tetapi Benny Hinn meniup dan menjatuhkan orang. Aneh sekali. Apakah engkau percaya kepada dia lalu beri persembahan untuk dia dan mendukung pekerjaan setan.

Tradisi Natal

Di Belgia, Natal diadakan pada hari ke-6 bulan Desember. Orang Belgia memiliki kebiasaan memberikan hadiah kecil pada hari ini. Hadiah ini ditaruh di bawah pohon Natal ataupun dalam kaos kaki di dekat perapian untuk ditemukan pada pagi harinya. Sarapan pagi mereka berupa roti manis spesial yang dinamakan ‘cougnou’ berbentuk rupa bayi Yesus.

Seperti tradisi klasik Natal umumnya, pada hari menjelang Natal orang-orang di Perancis menghias pohon Natal dengan pita merah dan lilin-lilin putih di sekitarnya. Pohon fir di halaman juga dihiasi dengan lampu-lampu yang dinyalakan sepanjang malam. Acara paling penting di negara ini yaitu berkumpul bersama untuk makan malam dengan daging dan anggur sebagai menu utama. Namun tidak setiap orang mengirim kartu Natal.

20 Maret 2013

Cinta, Pernikahan, dan Dosa

Q1: Saya sering berpikir bahwa cinta sejati tidak mungkin terdapat dalam pernikahan, karena jika saya sungguh-sungguh mencintai orang yang saya cintai, saya tidak akan tega membiarkan orang itu menikah dengan saya, karena siapakah saya, sehingga saya menganggap diri saya lebih baik daripada orang lain? Jadi, jika saya memang mencintai seseorang, pastilah saya tidak akan menikah dengannya. Mohon koreksinya atas pemikiran ini. Terima kasih.

Memang pemikiran semacam ini sering terdapat dalam beberapa orang (in fact saya dulu juga pernah berpikir seperti itu). Pada dasarnya pengertian kasih yang seperti itu adalah idealistic-unrealistic, karena sesungguhnya adalah bagian dari cinta/kasih sejati untuk tidak takut terhadap perasaan terlukai. Waktu kita menikahi seseorang tidak perlu dikaitkan dengan perasaan bangga diri yang salah (sombong) bahwa kita lebih baik daripada orang lain (sebab kalau prinsip ini benar maka ini juga berlaku ketika kita memiliki anak, “Siapakah saya ini sehingga saya menjadi orang tua anak ini?” Wah, gawat kalau begini). Sama seperti anak, pasangan hidup juga sebenarnya merupakan pemberian Tuhan. Jika Tuhan berkenan memberikannya mari kita belajar untuk menerimanya dengan rendah hati dan ucapan syukur. Jika kita menolaknya dan tetap menganggap diri kita tidak layak, sebenarnya ini bukan kerendahan hati tapi justru merupakan semacam kecongkakan. Ingat, anugerah Tuhan jauh lebih besar daripada kekurangan/kelemahan kita.